Ifos-Go-BLOG

Do Not Make Your Self G0-BloG

Garap TA ( Hajar VIRUS..)

Posted by ifos on August 13, 2007

akhirnya,.. selama kurang lebih 2th sampe juga pada hari dimana aku mempersiapkan tugas akhir atau yg biasa disebut dengan TA”… he..13x.. neh sekarang habis ngisi KRS 16 sks (termasuk tugas akhir ),.. ok deh harapanku hari ini,..” Ya tuhan lancarkanlah dalam perjalananku ini,.. entah itu membuat TA, Ketepatan Waktu,.. atau pekerjaan2ku laennya,..” huuu,..komplit banget harapannya yah,.. semoga saya menjadi insan yang selalu dalam lindungan yang maha kuasa ( Allah SWT) deh,.. amien,.. thanks very much my God “” ( klo saja ada kata2 yang lebih untuk menggambarkan rasa syukurku ini,..aku pasti akan mengatakannya dengan kata2 itu)…

Btw,ngomong2 tentang TA aku mo buat judul apa yah,..???!!?? mmm,..Layanan berbasis e-Commerce ??(,..kayaknya udah banyak deh,.) O,ya gmn klo tentang Mempelajari system2 Registry pada Windows,?? khususnya pada Windows XP,.. ok deh,.. kayaknya itu bagus,.. coz,selain itu merupakan hal yang perlu aku pelajari,.. kayaknya masalah pada windows itu aku sering banget temui di masyarakat pada umumnya,.. yah kayak keusakan2 kecil gitu,.( sory neh ngomong sendiri)..he.13x atau,.kayak memahami proses pembuatan virus yang menggunakan “key”(code pada Registry) dan menangani sebuah virus,.. nah tentunya klo kita dah tau or bisa memahami pembuatan virus,.ya kita jadi ga takut deh dengan gangguan2 virus,.. bahkan kita bisa menanganinya,..

nah,mungkin itulah alasannya pengambilan TA yang kurang lebih membahas ruang lingkup sebuah sistem registry pada windows Xp atau,,, ( Bikin Virus ),..

eits.,.. maaf lho bagi pembaca yang benci ama VIRUS,.. saya pun benci ama VIRUS yang sering mengganggu PC-ku itu,.. nah makanya biar aku ga ke gannggu n bisa nanganinya ya ,.mulai deh aku mempelajari,..

pembuatan TA ini sebelumnya memang ide temenku di NangkaComm Djogja ( temen sekelas, Temen dunia Maya, Temen,..banyak deh ) nah,tentunya aku juga banyak belajar dari dia,.. and kayaknya kita Garap TA cuma ber-2 aku ama “temenku” itu,.. padahal temen2 yang lain kebanyakan ber-4,.. ya semoga aja ber-2 cukup deh,.. and kayaknya malah asik,.. ya moga aja gitu deh,.. amien,.

akhir kata… semoga TA selesai tepat waktu dan secepatnya,..
Thanks!

“ifos13″

Posted in CORETAN KULIAH | No Comments »

Musik Adalah,..

Posted by ifos on August 2, 2007

setelah lama tidak coret2 di Blogku ini,.. akhirnya kini ak tulis2 juga,.
berawal dari baca- baca blog orang lain atau website2 yang membahas masalah musik entah itu dari Persoalan personel,..sampe masalah “GenRe” (aliran)…

saya kayaknya lebih sering melihat tulisan penghinaan dari pada penghargaan,..
tentunya yang saya bicarakan ini adalah jenis musik Pop yang telah menjadi dasar aliran sebuah band seperti Peterpan,Ungu,Sheila On7,samsons,nidji, sampai eranya kangen Band,..
pada kenyataanya musik mereka banyak diminati oleh sebagian besar masyarakat indonesia
tapi tetap saja banyak yang senang dengan kehadiran mereka bahkan sampai mengejeknya
yang saya sangat sayangkan adalah kebanyakan besar mereka yang mengejek itu juga mengaku sebagai pemusik :)

memang seh berpendapat boleh-boleh saja,..dan saya kira itu biasa dalam kehidupan,.
ada pro dan kontra. saya selaku penulis sedikit bergelut didunia musik,. (band)
klo masalah skill saya memang setuju mungkin band2 Pop kurang begitu ber-skill dibandingkan dengan band2 aliran lainnya,.. tapi apakah itu salah,…?? padahal disisi laen lagu2 mereka banyak diminati oleh masyarakat pendengar musik di indonesia. saya sendiri sebagai penulis bukan berarti membela musik pop atau lainnya,.. karna saya menyukai banyak jenis musik,.. POp,Rock,Hip-hop,Reggae juga RnB,… kata-kata yang selama ini masih saya ingat dari pamanku “seorang pemusik itu tidak meremehkan musik lain apalagi mengejek,.dan klo kita bener2 pemusik hargailah semua jenis musik” nah,terang aj dari situ aku mulai menghargai banyak jenis musik,.. klo pun tidak senang ya biarkan saja mereka berkarya sesuai keahliannya mereka,..

about LaBEL
sekarang kita bicara soal “major label”,.. saya pernah membaca di blog2 lain,.. yang salah satunya adalah menyalahkan pihak2 label yang tentunya menampung banyak band2 pop :) saya kira itu sangat lucu,.. apalagi sampe bicara menyalahkan soal keuntungan industri musik,.. lho,bener kan,.. namanya juga perusahaan,.. saya kira tidak salah dong klo mereka harus mencari untung dalam industri musik,.. nah,karna mereka tugasnya memasarkan musik maka tak ada salahnya juga mereka mengambil musik2 dari kalangan band2 yang memiliki daya jual tinggi,.. ( toh itu juga karna kebutuhan pendengar musik pada umumnya, di indonesia),..

so,kalo saya bilang sih just enjoy aja,.selagi itu tidak merugikan,.. paling 2 yang bilang merugikan mereka yang sudah jenuh karna tidak juga kunjung datang “Major label” tuk bandnya,..

dan saya kira sangat munafik sekali jika anda membuat sebuah band yang serius tanpa ada tujuan duit,.. atau label rekaman yang sip,.. like:sony BMG,MUSICA,..dll…

so,klo saran saya seh apapun jenis musiknya silahkan buat dan mainkan,.. dan disisi laen jangan pernah menurunkan derajat musik lainnya,.. apalagi kalo anda seorang pemusik,..

thanks!!!

bagaimana dengan anda???

Posted in DUNIA MUSIK | No Comments »

4 Jenis Mahasiswa, Anda Termasuk Yang Mana?">4 Jenis Mahasiswa, Anda Termasuk Yang Mana?

Posted by ifos on July 9, 2007

mahasiswajepang.jpgPada saat menjadi mahasiswa baik di program S1, S2 maupun S3 di Jepang, saya mengalami berbagai proses pembelajaran yang kadang bikin geli kalau mengingatnya sekarang. Proses belajar ternyata membuat jenis dan karakter saya berubah-ubah. Kadang saya nggak sadar dengan ketidakmampuan saya, tapi kemudian kenyataan menyadarkan saya bahwa saya tidak mampu, dan akhirnya setelah saya belajar keras saya jadi sadar apa saja kemampuan saya. Di sisi lain agak sedikit berbahaya ketika saya tidak sadar dengan kemampuan saya. Jadi kayak bunglon dong? Hmm lebih tepatnya bunglon darat ;) . Terus saat ini anda termasuk jenis mahasiswa yang mana? Mari kita lihat bersama.

1. Mahasiswa Yang Tidak Sadar Akan Ketidakmampuannya (Unconsciously Incompetent)

Tahun 1994, kehidupan saya di Jepang di mulai. Saya beserta 14 orang yang lain sekolah bahasa Jepang di Shinjuku, nama sekolahnya Kokusai Gakuyukai. 1 tahun belajar bahasa Jepang, kita berhasil menghapal sekitar 1000 kanji. Kemampuan bahasa Jepang level 1 menurut Japanese Language Proficiency Test alias Nihongo Noryoku Shiken. Kebetulan karena saya senang nggombalin orang ngomong, percakapan bahasa Jepang saya cukup terasah (pera-pera). Di Kokusai Gakuyukai, kita juga diajari pelajaran dasar untuk Matematika, Fisika dan Kimia. Ini juga nggak masalah. Kurikulum Indonesia yang padat merayap plus rumus-rumus cepat ala bimbel D , membuat soal-soal jadi relatif mudah dikerjakan. Karena saya newbie di dunia komputer, padahal harus masuk jurusan ilmu komputer, saya beli komputer murah untuk saya oprek. Newbie? yah bener, saya gaptek komputer waktu itu. Saya kerja keras, saya bongkar PC, saya copoti card-cardnya karena pingin tahu, sampe akhirnya rusak hehehe. Terus nyoba mulai install Windows 3.1. Lebih dari 3 bulan, tiap malam saya keloni terus itu komputer, jadi lumayan mahir lah. Tahun 1995, masuk ke Saitama University dengan sangat PD dan semangat membara ) . Nah pada tahap ini saya sebenarnya masuk ke jenis mahasiswa yang tidak sadar akan ketidakmampuannya. Dikiranya semua sesuai dengan yang dibayangkan dan diangankan.

2. Mahasiswa Yang Sadar Akan Ketidakmampuannya (Consciously Incompetent)

Masuk kampus, ternyata bekal kanji 1000 huruf nggak cukup. 1000 kanji itu level anak SD atau SMP di Jepang. Saya perlu lebih dari 30 menit untuk membaca 1 halaman buku textbook pelajaran, padahal orang Jepang hanya perlu 2-3 menit ( Kemahiran percakapan juga nggak banyak menolong karena mahasiswa Jepang membentuk grup-grup. Saya satu-satunya mahasiswa asing di Jurusan, nggak kebagian teman, meskipun sudah kerja keras tegur sapa, ngajak kenalan, nanya jam, nanya mata pelajaran, dsb. Matematika, Fisika, dan Kimia sebenarnya mudah, hanya masalahnya karena Kanji terbatas, kadang saya nggak ngerti yang ditanyain apa. Jadi kadang saya kerjasama dengan mahasiswa Jepang disamping saya, dia ngerti apa yang ditanyain, tapi nggak bisa ngerjakan. Sebaliknya saya nggak ngerti yang ditanyain, tapi sebenarnya bisa ngerjain … hehehe. Untuk praktek di lab komputer, ternyata semua pakai terminal Unix (Sun), sama sekali nggak ada mesin yang jalan under (Microsoft) Windows. Yang pasti, harus sering mainin command line di shell, untuk ngedit file hanya bisa pakai emacs, browsing hanya bisa pakai mosaic, laporan harus pakai latex, buat program harus pakai bahasa C atau perl (CGI) untuk yang berbasis web. Kenyataan membuat saya sadar akan ketidakmampuan saya ) .

3. Mahasiswa Yang Sadar Akan Kemampuannya (Consciously Competence)

Karena sadar bahwa banyak hal yang ternyata saya belum mampu, yang saya lakukan adalah belajar keras. Saya kurangi tidur, saya perbanyak baca, perbanyak beli buku, beli kamus elektronik, banyak diskusi dengan teman-teman mahasiswa Jepang. Saya mulai banyak bermain-main dengan Linux dan FreeBSD di rumah untuk kompatibilitas dengan tugas kampus. Nyambung internet dengan dialup, mulai belajar mengelola server, mulai membuat program kecil-kecilan dengan bahasa C dan Perl. Banyak kerja part time, mulai dari nyuci piring, interpreter, code tester dan programmer. Saya mulai aktif di dunia kemahasiswaan, baik di dalam kampus maupun di luar kampus, termasuk ikut mengurusi Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang sampai pernah terpilih jadi ketua umumnya. Knowledge dan skill di kampus terasah, experience dan manajemen keorganisasian juga terasah. Alhamdulillah saya mulai banyak punya teman Jepang, kadang makan bareng, main bareng atau ngoprek komputer bareng di asrama mereka. Untuk menambah ilmu kadigdayaan (sebenarnya sih untuk keperluan kerja part time ;) ), saya menambah peliharaan komputer di apartemen dengan Apple Macintosh dan beberapa Unix machine. Tahun pertama dan kedua terlewati dengan baik, nilai lumayan dengan nuansa penuh kegembiraan. Nah pada masa ini tipe saya adalah semakin sadar akan kemampuan saya ) .

4. Mahasiswa Yang Tidak Sadar Akan Kemampuannya (Unconsciously Competence)

Saya banyak ngejar kredit di tahun 1 dan 2, dengan harapan bisa tobikyu (loncat tingkat), meskipun saya kemudian nggak minat lagi karena ternyata di Jepang kalau kita loncat langsung ke program Master (S2), ijazah S1 nggak diberikan oleh Universitas. Resiko besar kalau saya balik Indonesia tanpa ijazah S1, urusan birokrasi pemerintahan (PNS) akan merepotkan, apalagi kalau nanti nyalon jadi walikota semarang, bisa kena pasal ijazah palsu … hehehe. Akhirnya tingkat 3 kuliah banyak kosong (sudah terambil di tingkat sebelumnya). Part time juga saya lebih selektif, hanya di bidang garapan saya saja, yang bisa kerja remote dan lebih bebas waktunya. Tidak ada lagi tempat untuk kerja kasar nyuci piring atau angkat karung. Saya terpaksa ambil mata kuliah jurusan lain untuk menjaga ritme kampus. Meskipun kadang ditolak professor pengajar, karena saya ambil mata kuliah semacam combustion, sistem tata kota, dsb yang nggak ada hubungan dengan computer science D .

Sehari hampir 18 jam di depan komputer, kecuali tidur sekitar 6 jam, tugas kampus juga saya kerjakan dengan baik. Akhirnya masuklah saya ke masa, “nggak ngerti lagi mau ngapain di Internet” D . Saya mulai suka iseng dan banyak aktif di dunia underground dengan berbagai nama samaran. Saya kadang membuat program looping tanpa stop untuk mbangunin admin kampus, alias men-downkan server karena overload CPU dan memori. Kadang nge-brute force account teman untuk ambil passwordnya, sehingga bisa baca email-email cintanya ;) . Sampai akhirnya saya pernah kena skorsing 3 bulan karena ngecrack account professor-professor di kampus. Nah di masa ini, saya berubah jenis sebagai mahasiswa yang nggak sadar bahwa punya kemampuan untuk berbuat negatif dan merusak kestabilan kampus ) .

Di sisi lain, saya banyak mendapatkan knowledge di Universitas, formal language dan automata, software project management, software metrics, requirement engineering, dsb yang pada saat dapat kita mikirnya ini nanti dipakai dimana yah ) . Tapi ternyata semua itu bekal yang cukup berguna ketika harus masuk ke dunia industri dan menggarap project-project yang lebih riil. Kondisi seperti ini juga termasuk dalam posisi yang tidak sadar akan kemampuannya )

Bagaimanapun juga mahasiswa sebaiknya di arahkan untuk menjadi jenis ke-3, yang sadar akan kemampuannya dan menggunakan kemampuannya untuk hal-hal positif. Kalaupun ada mahasiswa yang dengan skillnya terjebak tindakan negatif, pembimbing ataupun dosen juga harus bijak mensikapi. Bagaimanapun juga ini semua adalah proses belajar dan proses pematangan diri. Sebagai tambahan, 4 hal diatas diformulasikan orang dan terkenal dengan nama teori Experiential Learning. Lalu anda termasuk yang mana? Silakan dijawab sendiri.

Yang paling penting, apapun jenis anda, jangan pernah menyerah dan tetap dalam perdjoeangan !

ttd-small.jpg

Posted in Mahasiswa??? | No Comments »

DUnia Friendster

Posted by ifos on July 8, 2007

About Friendster ???

friendster merupaka situs tempat ngumpulnya berbagai kalangan,..berbagai umur semuanya

Hampir rata-rata pengguna internet memiliki Account Di friendster yang di kenal dengan FS
..mungkin berbagai alasan mereka untuk memiliki account Friendster.. Bisnis, Teman bahkan
teman Kencan…

Lalu apa yang di banggakan pada Member Friendter???

bener ga seh klo saya bilang mereka membanggakan hal sebagai berikut :


– Memiliki banyak Teman di FS-nya
– memiliki Skin Yang bagus pada Fs-Nya
– memiliki Testi yang banyak
– Memiliki TestiMonials dari gadis cantik [ bagi cowo ]
– memiliki Testimonials cowo keren/cakep/cool [ bagi GADIS]

atau ada yang LAin Mungkin???

Nongkrong-Nongkrong di Friendster memang sangat Mengasikkan,..
selain banyak Temen Baru,..membuat kita kenal dengan dunianya berbagai orang..
yah dari baca-Baca Profile atau Testi FSnya orang yang kita kunjungi…

Namun kadang saya berfikir,.. pernahkah kamu bertemu dengan Kenalan Anda di FS ???
bagi yang belum pernah [ jangan tersenyum membaca artikel jelek saya ini ] :)

bagi yang pernah bertemu dengan Teman baru Di FS saya mau bertanya
Apa alasan anda bertemu dengan dia ????

– mau banyak temen baru??
– Mau Cari pacar ???

Mungkin alasan terakhir yang lebih tepat adalah

– karna Dia CAntik,.. dan nantinya bisa anda jadikan teman,..Lalu Pacar :)
[ begitukah?? ]

OK NEXT

memang wajar apapun yang anda lakukan,..apapun itu,..itulah duniamu,..

Namun saya sedikit menuliskan ‘kurang lebih’ tentang Ciri-ciri FS mania:

– pertama meng-akses Internet yang dibuka adalah www.friendster.com
– minta Acount FS pada Teman Chattingnya baik itu di MiRC/YM
– selalu mengganti-ganti feature di FS baik itu SKIN maupun Profile
dengan alasan agar ‘Menarik’
– meng-Upload photo2 gaulnya untuk di pajang di FS
– aktifitas di warnet 80% Ngurudin FS [ bales2 testi, cari Temen baru,..]

dan berikut Adalah ciri-ciri bagi mereka yang masih ABG/remaja yang masih Single
yang biasanya cenderung mencari Pasangan,.entah Teman cakep/cantik buat NAmpang..
or jadi pacar..

– ketika masuk menu search yang diketik adalah
#bagi cowo :
keyword : Schools(other),Hometown
People who are : Women
ages : kurang lebih 1-3 tahun dibawah umurnya
He/she is Interested : Dating Men, Relationship men, Relationship Women
Status : single

#bagi Cewe :
keyword : Schools(other),Hometown
People who are : Men
ages : kurang lebih 1-5 tahun diatas umurnya
He/she is Interested : All,Dating Women, Relationship Women, Relationship MEn

BAGAiMAna DenGan TEstImOnials ???

Rata-rata ketika menjawab testi teman barunya adalah dengan jawaban seperti berikut :
– 1.Thanks for add me!
– 2.keep contact yaw!

[ RESPON ]


ternyata pada kenyataannya banyak yang tidak menyukai jawaban No.1 [ thanks for add me! ]
kenapa?? karna jawaban tersebut dinilai merupakan jawaban yang sombong,bagi mereka yang
tidak ingin dirinya diketahui bahwa dialah yang me-Request duluan :) apalagi kalo jawaban
seperti itu tidak dirambah dengan kata2 lain yah..cuma ” thanks for add me!”

NAh lain halnya dengan jawaban No.2 [ keep Contact yaw!]
jawaban ini terkesan sangat friendly.. memiliki kesan keakraban.. dan terlihat tidak ada
kesan angkuh…

SELANJUTNYA SILAHKAN ANDA NILAI SENDIRI BAGAIMANA DUNIA FRIENDSTER MENURUT ANDA???

Posted in Dunia FriendsteR | No Comments »

…JAdI Bawahan Vs Impian…[dunia kerja]

Posted by ifos on July 8, 2007

…JAdI Bawahan Vs Impian…[dunia kerja]

Posted in Impian | No Comments »

How To Get Bussiness

Posted by ifos on July 6, 2007

Perkembangan Dunia bisnis begitu Pesat,Entah seperti apa anda mengartikan sebuah bisnis yang jelas kita sepakat tujuan dari sebuah bisnis adalah sebuah penghasilan dan bekal untuk rencana-rencana selanjutnya ( yang dihasilkan dari bisnis tersebut)
kemudian kaitannya dengan bisnis, teknologi merupakan penunjang yang bagi pelaku bisnis..namun tetap saja kenyataanya seorang mahasiswa yang memiliki kemampuan berteknologi baik itu dalam bidang IT,ataupun bidang knowledge lainnya,tak sedikit dari mereka yang tidak bisa memanfaatkan itu semua. yang saya kadang merasa Heran adalah ketika melihat mereka yang tidak memanfaatkan keahliannya yang sebenarnya hal itu bisa digunakan sebagai peran sebuah bisnis. Namun disisi lain ada mereka yang tidak menguasai banyak keahlian malah justru menjadi lebih baik kehidupannya daripada mereka yang memiliki keahlian dalam teknologi… Nah,dari situ saya menyebutnya ini semua adalah tentang Menejemen bisnis yang akan membawa kehidupan yang lebih baik.

Bagi anda yang merasa tidak memiliki seperti apa yang teman anda bisa jangan berkecil hati bahwa anda tidak akan lebih baik dari mereka. kalo kita berpikir sejenak,..

—coba apa yang akan anda lakukan ketika melihat seorang ahli yang tidak bisa menjual keahliannya???
Bagaimana dengan jawaban ini :
—> saya akan menjualkannya ( saya memenejemen dia )

—apa yang anda lakukan ketika ada yang memesan sebuah website dengan bayaran 2jt, dan anda tidak memiliki keahlian itu??? apakah anda akan menolak order-an terbut??
Bagaimana dengan solusi ini :
—> anda akan menerima pemesanan tersebut karna anda berpikir anda memiliki teman yang yang bisa mengerjakan order-an tersebut (tentunya anda pun akan dapet bagian bukan?).

itu semua merupakan contoh bagaimana seorang bisnisman yang handal tanpa mengenal kendala tapi selalu mencari solusinya. dan memanfaatkan orang-orang disekitarnya,namun bukan hanya untuk kepentingan pribadi namun juga kerjasama dengan meraka yang anda butuhkan.
Dan saya yakin hal seperti itu tak sedikit dilakukan oleh kalangan bisnisman2 yang handal.

ok! thanks

that’s litle about bussiness management from
semoga sedikit banyaknya dapat memberikan inspirasi dan dijadikan motifasi diri buat anda semua khususnya bagi anda yang merasa kurang dalam berbisnis

——-
‘ifos’
——-

Posted in BISNIS | No Comments »

BillGates

Posted by ifos on June 27, 2007

Biografi

Bill Gates dilahirkan di Seattle, Washington dari William Henry Gates, Jr., seorang pengacara, dan Mary Maxwell, pegawai First Interstate Bank, Pacific Northwest Bell dan anggota Tingkat Nasional United Way. Gates belajar di Lakeside School, sekolah elit yang paling unggul di Seattle, dan meneruskan berkuliah di Universitas Harvard, tetapi drop out.

William Henry Gates III lahir pada tahun 1955, anak kedua dari tiga bersaudara dalam keadaan sosialnya terkemuka di Seattle, Washington. Ayahnya seorang pengacara dengan perusahaan yang punya banyak koneksi di kota, dan ibunya seorang guru, yang aktif dalam kegiatan amal. Bill seorang anak yang cerdas, tetapi dia terlalu penuh semangat dan cenderung sering mendapatkan kesulitan di sekolah. Ketika dia berumur sebelas tahun, orang tuanya memutuskan untuk membuat perubahan dan mengirimnya ke Lakeside School, sebuah sekolah dasar yang bergengsi khusus bagi anak laki-laki.

Di Lakeside itulah pada tahun 1968 Gates untuk pertama kalinya diperkenalkan dengan dunia komputer, dalam bentuk mesin teletype yang dihubungkan dengan telepon ke sebuah komputer pembagian waktu. Mesin ini, yang disebut ASR-33, keadaannya masih pasaran. Pada pokoknya ini sebuah mesin ketik yang kedalamnya siswa bisa memasukkan perintah yang dikirimkan kepada komputer; jawaban kembali diketikkan ke gulungan kertas pada teletype. Proses ini merepotkan, tetapi mengubah kehidupan Gates. Dia dengan cepat menguasai BASIC, bahasa pemograman komputer, dan bersama dengan para hacker yang belajar sendiri di Lakeside, dia melewatkan waktu ber-jam-jam menulis program, melakukan permainan, dan secara umum mempelajari banyak hal tentang komputer. “Dia adalah seorang ‘nerd’ (eksentrik),” sebagaimana salah seorang guru memberikan Gates julukan itu.

Sekitar tahun 1975 ketika Gates bersama Paul Allen sewaktu masih sekolah bersama-sama menyiapkan program software pertama untuk mikro komputer. Seperti cerita di Popular Electronics mengenai “era komputer di rumah-rumah” dan mereka berdua yakin software adalah masa depan. Inilah awal Microsoft.

Semasa ia belajar di Harvard, ia dan Paul Allen menulis perangkat lunak Altair BASIC untuk Altair 8800 dalam dasawarsa 1970. Altair merupakan komputer pribadi pertama yang sukses. Diberi inspirasi oleh BASIC, sebuah bahasa komputer yang mudah dipelajari dan ditulis di kolese Dartmouth untuk mengajar, versi Gates dan Allen kemudian menjadi Microsoft BASIC, bahasa komputer terjemahan yang utama untuk sistem operasi komputer MS-DOS, yang menjadi kunci pada kesuksesan Microsoft. Microsoft Basic pada nantinya dijadikan Microsoft QuickBasic. Versi Microsoft QuickBasic yang dijual tanpa kompiler QuickBasic dikenal sebagai QBasic. QuickBasic juga dijadikan Visual Basic, yang masih popular hingga masa sekarang.

Dalam awal dasawarsa 1970, Gates menulis Surat Terbuka kepada Penghobi (Open Letter to Hobbyists), yang mengejutkan komunitas pehobi komputer dengan menyatakan bahwa ada pasaran komersial untuk perangkat lunak/software dan bahwa software tidak pantas dikopi dan digandakan tanpa izin penerbitnya. Pada masa itu, komunitas tersebut dipengaruhi kuat oleh dasar radio hamnya dan etika hacker, yang berpendapat bahwa innovasi dan pengetahuan patut dibagi oleh komunitas pengguna komputer. Gates kemudian mendirikan Microsoft Corporation, salah satu perusahaan paling sukses di dunia, dan memimpin arah kepada pembukaan industri software komputer.

Gates juga mendapat reputasi yang tidak baik untuk caranya berdagang. Satu contoh ialah MS-DOS. Pada akhir dasawarsa 1970, IBM berencana untuk memasuki pasaran komputer personal dengan komputer personal IBM, yang diterbitkan pada 1981. IBM memerlukan sistem operasi untuk komputernya, yang direncanakan dapat mencakup dan mengelola arkitektur 16-bit oleh keluarga chip x86 Intel. Setelah berunding dengan sebuah perusahaan lain (Perusahaan Digital Research di California), IBM bertanya kepada Microsoft. Tanpa memberitahu tentang ikatan mereka dengan IBM, eksekutif-eksekutif Microsoft membeli sebuah system operasi x86 dari perusahaan Seattle Computer seharga $50,000. (Ada kemungkinan Microsoft dilarang IBM untuk memberitahukan tentang ikatannya kepada orang awam) Microsoft kemudian melisensikan sistem operasi ini ke IBM (yang menerbitnya dengan nama PC-DOS) dan bekerja dengan perusahaan komputer untuk menerbitkannya dengan nama MS-DOS, pada setiap system komputer yang dijual.

Rencana Microsoft amat sukses tetapi digugat oleh Seattle Computer karena Microsoft tidak memberitahukan mengenai ikatannya dengan IBM untuk membeli system operasi itu dengan murah; oleh ini, Microsoft membayar uang kepada Seattle Computer, tetapi tidak mengakui kesalahannya. Reputasi Gates kemudian lebih diburukkan oleh tuntutan dakwaan monopoli oleh Departemen Keadilan A.S. dan perusahaan-perusahaan individu menentang Microsoft dalam akhir dasawarsa 1990.

Dalam dasawarsa 1980 Gates gembira atas kemungkinan penggunaan CD-ROM untuk media penyimpanan dokumen, dan mensponsori penerbitan buku CD-ROM: The New Papyrus yang mempromosikan ini.

Tidak dapat disangkal bahwa Bill Gates telah melakukan beberapa kesalahan dalam bisnis softwarenya. Hal ini terbukti dengan beberapa dakwaan yang diarahkan kepadanya berkaitan dengan cara - cara bisnis yang melanggar undang-undang bisnis Amerika Serikat, misalnya monopoli Internet Explorer pada sistem operasi Windows.

Pada tahun 2000, Bill Gates mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Pegawai Eksekutif dan memandatkannya kepada kawan lamanya, Steve Ballmer. Gates kemudian memilih untuk kembali ke profesi lamanya yang ia cintai yaitu sebagai pencipta perangkat lunak. Kini Bill Gates menjadi Kepala Penelitian dan Pengembangan Perangkat Lunak di perusahaannya sendiri, Microsoft Corp.
Bill Gates dengan Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva, 2003.
Bill Gates dengan Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva, 2003.

Dalam kehidupan peribadinya, Gates mengawini Melinda French pada 1 Januari, 1994. Mereka mempunyai tiga anak, Jennifer Katharine Gates (1996), Rory John Gates (1999) and Phoebe Adele Gates (2002).

Dengan istrinya, Gates telah mendirikan Bill & Melinda Gates Foundation, sebuah yayasan sosial filantropi. Para kritikus mengatakan ini merupakan pembuktian terhadap kemarahan orang banyak tentang atas praktik monopoli dan adikuasa perusahaannya, tetapi mereka yang dekat dengan Gates berkata bahwa ia telah lama berencana untuk menyumbangkan banyak daripada hartanya. Pada tahun 1997 koran Washington Post menyatakan bahawa “Gates telah menyatakan bahwa dia memutuskan untuk menyumbangkan 90 persen daripada hartanya semasa dia masih hidup.” Untuk meletakkan ini dalam perspektif yang benar, sumbangan ini, walau apa sebabnya, telah mnyediakan uang yang amat diperlukan untuk beasiswa universitas kaum minoritas, menentang AIDS dan sebab-sebab lain, kebanyakannya isu-isu yang biasa tidak dipedulikan oleh komunitas penderma, seperti penyakit-penyakit yang biasa kita lihat di dunia ketiga. Dalam bulan Juni 1999, Gates dan istrinya mendermakan $5 milyar kepada organisasi mereka, pendermaan yang paling besar dalam dunia oleh individu-individu yang hidup.

Dalam 1994, ia membeli Codex Leicester, sebuah koleksi naskah manuskrip Leonardo da Vinci; pada 2003 koleksi ini dipamerkan di Museum Seni Seattle.

Dalam 2004, dikabarkan [1] bahwa Gates akan menerima penghargaan kesatriaan dari Ratu Elizabeth II pada sebuah tanggal yang “saling dipersetujui”.

Sumber http://id.wikipedia.org Detail

Posted in Tahukah kamu ? | 1 Comment »